Selasa, 08 Mei 2018

JIKA GILA SUDAH MELEKAT, TAHI KUCING PUN TERASA COKLAT


Tadi di TV diberitakan sebuah peristiwa, 3 orang dirawat dan 1 orang tewas karena menenggak minuman keras oplosan. Sudah sering kita dengar atau baca kabar seperti ini. Namun, bagi saya ini hal yang luar biasa. Mulanya, minuman keras digunakan orang untuk menghangatkan tubuh akibat rasa dingin yang sangat, Kini, fungsinya berubah. Orang mau bersusah payah untuk kehilangan kesadaran. Bahan- bahan pembuat miras oplosan sering membuat kita tersenyum sambil mengernyitkan dahi. Tersenyum karena tidak menyangka ada orang yang mau “gila” dan mengernyitkan dahi karena heran mengapa ada orang yang mau mencampur bahan-bahan yang aneh dan tidak masuk akal. Bahan-bahan yang digunakan di antaranya minuman beralkohol tinggi, obat sakit kepala, sampai dengan losion anti nyamuk.  Nyamuk saja tidak suka, mengapa manusia mau bersusah payah mencari dan membeli bahan  oplosan itu untuk melupakan kenyataan. Kalau banyak orang yang mau tidak sadar, mengapa tidak banyak orang mau masuk ke rumah sakit jiwa. Bukankah kegilaan yang mereka cari. Seperti dikatakan dalam ungkapan, jika gila sudah melekat, tahi kucing pun akan terasa coklat.


Kenyataan itu bermacam-macam rasanya. Ada manis, pahit, asin, bahkan tidak ada rasanya alias datar.  Hal inilah yang kalau dirasakan akan membuat perjalanan hidup kita menjadi hidup. Seperti makanan, rasanya harus pas.  Tidak mungkin hidup itu terasa selalu menyenangkan dan pastilah hidup itu tidak selalu membuat kita resah atau sedih. Untuk kaum muslim, atau barangkali ada di agama lain ajaran yang mengatakan bahwa di dalam kesukaran ada kelapangan. Untuk orang-orang tertentu, permasalahan itu menjadikan kehidupan mereka gelap. Masalahan ini mungkin terasa terlalu lama dialami. Oleh karena itu dicarilah cara instan. Mereka mencoba untuk melenyapkan problem dengan menghilangkan kesadaran melalui minuman keras atau obat terlarang. Apakah dengan minum masalah akan hilang?  Kalau bisa, orang gila akan mencolek dan mengatakan, “Bro, gantian dong, gua juga pengen mabok!”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Link soal Formatif untuk ulangan susulan diskusi dan cerita inspiratif (boleh open book) https://drive.google.com/open?id=126qDce3xdsowKf...